• PENGAJIAN BULANAN

    Tak kurang dari 30 anggota Kafapet se Jabodetabek Serang Sukabumi Cianjur (Sesuci) beserta keluarganya setiap bulan menghadiri pengajian bulanan di rumah alumni

  • Sarasehan dan Seminar Nasional Kafapet

    Bukti nyata Kafapet bukan sekedar forum silaturahmi melainkan juga ikut membahas masalah-masalah aktual di bidang peternakan

  • Kafapet Unsoed selalu aktif di forum Ka Unsoed

    Di Forum Keluarga Alumni Unsoed (Ka Unsoed), Kafapet sering menjadi pelopor dan peserta terbanyak. Antara lain pelopor kajian bulanan, peserta terbanyaj bedah buku Prof Rubiyanto dan lain-lain

  • Rapat Kordinasi Kafapet

    Munas, Rapat Kordinasi Nasional, Rapat Kordinasi Daerah adalah forum Kafapet Unsoed untuk membahas evaluasi dan program kerja Kafapet dan masalah lainnya

  • Mars Kafapet Unsoed

    Mars Kafapet wajib dinyanyikan pada acara resmi Kafapet di pusat dan daerah, antara lain acara temu alumni, seminar alumni, Munas, Musda, Rakornas dan sebagainya

UNDANGAN KAJIAN DAN SIRAMAN ROHANI KE 48


Kafapet Unsoed Jabodetabeksesuci akan mengadakan Kajian & Silaturahmi "Siraman Rohani" ke-48 di kediaman Ir. Teguh Munajat (angkatan 86), di Vila Japos, Pondok Aren Tangerang Selatan, Minggu 2 Desember 2018. Demikian informasi dari bagian kerohanian Kafapet Jabodetabeksuci  Puji Hartono. Ia mengharapkan para alumni dari berbagai angkatan khususnya yang tinggal di wilayah  Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, Serang, Sukabumi, Cianjur dan sekitarnya bisa menyempatkan diri menghadiri acara ini.

Berikut ini undangan acaranya :

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Bersama ini kami mengundang kehadiran Teman2 Alumni Kafapet Unsoed Jabodetabeksesuci, untuk menghadiri acara Kajian & Silaturahmi "Siraman Rohani" ke-48.

Kami berharap acara silaturahmi bulanan ini bisa menyambung tali Kekeluargaan yg lebih "Mulia" lagi, karena dng kegiatan ini kita bisa menimba ilmu untuk kehidupan Dunia & Akhirat yg Hakiki.

Hari/Tanggal  :  Ahad (Minggu) / 24 Robi'ul Awwal 1440 H• / 02 Desember' 2018
Waktu           :  Jam 09.30 WIB s/d Dzuhur (Dzuhur)
Tempat          :  Bapak Teguh Munajat
Alamat           :  Villa Japos Blok H 1 No.25  Pondok Aren Tangerang Selatan.

Hp  0812-8236-700

Dari tol JORR (Jakarta Outer Ringroad) keluar bisa melalui 3 alternatif :

1. Ciledug, belok kiri sekitar  3.5 km masuk ke jln. H. Mencong.

2. Joglo, ke kiri sekitar 3 km sampe ketemu jln ciledug raya, belok kiri sekitar  300 m ke kanan masuk jln. H. Mencong

3. Pondok Aren, lurus arah Bintaro sektor 9, terus masuk jl jombang raya arah Ciledug.

Dengan Waze  ketik : masjid jami anni'mah Japos

Sungguh akan menjadi sesuatu yang Luar Biasa jika teman-teman Alumni berkenan hadir dalam acara tersebut.


وَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ


Sie Kerohanian 

Note : harap disebarluaskan info ini ke sesama alumni Fapet Unsoed
Share:

Video Temu Alumni Nasional Kafapet


Kafapet-Unsoed. Bagi Anda yang hadir maupun tidak hadir pada acara Temu Alumni Nasional Kafapet Unsoed di Hotel MG Setos Semarang, 4 November 2018, silakan lihat video kegiatan temu alumni dan rasakan suasana kemeriahan temu alumni yang luar biasa. Video ini dibuat oleh tim panitia yang dikomandani oleh Ign Hariyanta Nugraha.

Kekompakan dan kemeriahan Kafapet Unsoed tampak luar biasa sebagaimana rangkaian acara yang ditampilkan di video ini. Sebuah komunitas yang beragam dari berbagai daerah, berbagai profesi, berbagai usia, menyatu dalam sebuah keluarga besar Kafapet Unsoed.

Banyak cerita unik dibalik meriahnya acara ini. Salah satunya tentang  rombongan dari Purwokerto yang sebagian terdiri dari para dosen, membawa satu bus yang dikemudikan oleh mas Gembong (angkatan 82 ?), salah satu alumni yang juga pengusaha. Di dalam bus tersebut ada para senior antara lain Ning Rachmawati, Ely Tugianti, Data Dewi Purwantini dan lain-lain. Serunya perjalanan membuat kesan tersendiri bagi alumni yang lebih muda. Betapa semangatnya para senior menghadiri acara temu alumni.

Mudah-mudahan ini menjadi contoh bagi yang lebih junior untuk aktif bersilaturahmi dalam acara temu alumni nasional yang akan datang.

Selamat menikmati nuansa kekompakan, dan kehebatan Kafapet Unsoed***




Share:

Dua Alumni Fapet Unsoed Dilantik Menteri Pertanian Sebagai Pejabat Eselon 2

Riwantoro (no 3) beserta pejabat lain yang dilantik Mentan, 12 Nov 2018
Kafapet-Unsoed.com. Menteri Pertanian Amran Sulaiman melantik 9 Pejabat Tinggi Pratama Eselon II dan 6 Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Lingkup Kementerian Pertanian di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta. (12/11/2018). Dua di antaranya adalah alumni Fapet Unsoed.

Dua alumni Fapet Unsoed yang dimaksud adalah Dr. Ir Riwantoro (sks 80) dan Dr. Ir. Siswoyo (sks 81). Riwantoro sebelumnya berkarir di Ditjen PKH sejak lulus kuliah hingga berada di posisi eselon 2 sebagai sekretaris Ditjen PKH. Jabatan Sekretaris Ditjen merupakan Jabatan eselon 2 yang strategis karena memiliki tugas mengkordinir semua kegiatan manajemen Ditjen. Pada posisi ini, Dirjen PKH sempat mengalami pergantian beberapa kali, namun posisi Sekdit tetap di tangan Riwantoro. Ia juga sempat menjabat sebagai Pelaksana Tugas Dirjen PKH saat terjadinya kekosongan jabatan Dirjen PKH . 

Riwantoro selaku Pelaksana Tugas Dirjen PKH (no 4) menerima naskah rekomendasi Sarasehan Peternakan Nasional Kafapet dari Prof Mulyoto bersama pengurus Kafapet, tahun 2016 
Selanjutnya Tahun 2016 Riwantoro diangkat sebagai Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan di Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementan. Di posisi ini ia membuat gebrakan berupa Toko Tani Indonesia yang berkembang sangat pesat dalam waktu 2 tahun jumlahnya lebih dari 1000 toko di berbagai daerah.  Toko Tani Indonesia (TTI) merupakan konsep baru memangkas jalur distribusi pangan sehingga konsumen dapat memperoleh harga yang wajar dan petani sebagai produsen tetap mendapatkan untung. Setelah 2 tahun menduduki posisi Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan, kini Riwantoro menjadi Sekretaris Badan Ketahanan Pangan (BKP), masih dalam jabatan eselon 2.

Adapun Siswoyo yang dilantik sebagai Direktur Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Bogor sebelumnya Kepala Bidang Program dan Kerjasama Pendidikan, Pusat Pendidikan Pertanian, BPPSDMP (Badan Pendidikan dan Pelatihan SDM Pertanian). Redaksi belum mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai perjalanan karir Siswoyo.

Harapan Menteri
Dalam sambutannya, Mentan Amran Sulaiman berharap Polbangtan menjadi contoh sekolah pertanian bertaraf internasional. "Polbangtan merupakan masa depan pertanian dan nantinya harus kuat serta mampu bersaing dengan negara lain", katanya.
"Alsintan dan benih terbaik nantinya, dapat dihasilkan oleh putra-putri dari Polbangtan, dan itu pasti bisa. Karena ada tanda-tanda baik di sektor pertanian, hal tersebut terlihat dari minat masyarakat yang ingin masuk Polbangtan", tegas Amran.
Dirinya berharap direktur yang baru dilantik, lebih baik dari sebelumnya. Kepada Direktur Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan), Amran meminta agar mengoptimalkan dan meningkatkan penempatan alsintan terutama untuk lahan rawa. optimalkan lahan rawa.
Berikut ini nama pejabat yang dilantik 12 November 2018:
1. Prof. Dr. Ir. Risfaheri sebagai Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan Badan Ketahanan Pangan.
2. Dr. Ir. Riwantoro sebagai Sekretaris Badan Ketahanan Pangan.
3. Mulyadi Hendiawan sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian.
4. Ir. Bustanul Arifin Caya sebagai Kepala Pusat Pelatihan Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian.
5. Dr. Ir. Leli Nuryati sebagai Kepala Pusat Perpustakaan dan Penyebaran Teknologi Pertanian Sekretaris Jenderal.
6. Andi Nur Alam Syah sebagai Direktur Alat dan Mesin Pertanian Direktorat Prasarana dan Sarana Peetanian.
7. Edi Purnawan sebagai Direktur Perlindungan Tanaman Pangan Direktorat Jenderal Tanaman Pangan.
8. Dr. Ir. Idha Widi Arsanti sebagai Kepala Pusat Pendidikan Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian.
9. Wasis Sarjono sebagai Kepala Balai Besar Pelatihan Peternakan Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian.
Direktur Polbangtan yaitu :
1. Ir. Yuliana Kansrini sebagai Direktur Polbangtan Medan.
2. Dr. Ir. Siswoyo sebagai Direktur Polbangtan Bogor.
3. Dr. Ranjiman sebagai Direktur Polbangtan Jogyakata-Malang.
4. Ir. Bambang Sudarmanto sebagai Direktur Polbangtan Malang.
5. Dr. Ir. Syaifauddin sebagai Direktur Polbangtan Gowa.
6. Drh. Purwanti sebagai Direktur Polbangtan Manokwari.

(dari berbagai sumber)
Share:

TERCATAT 15 CALEG WARGA KAFAPET UNSOED SIAP RAMAIKAN PESTA DEMOKRASI

Berdasarkan hasil pengumpulan data redaksi Kafapet-unsoed.com, per tanggal 27 November 2018 tercatat sudah ada 15 anggota Kafapet masuk bursa Caleg untuk pemilu tahun 2019. Dengan demikian ada tambahan data 2 orang dari data sebelumnya 11 november 2018 yang mencatat 13 orang Caleg . Dua bulan sebelumnya data yang masuk ke redaksi jumlahnya masih 8 orang. Para caleg berasal dari berbagai angkatan mulai dari 70an hingga 90an.

Berdasarkan data terbaru ada satu orang anggota Kafapet yang menjadi caleg di luar Jawa, yaitu Tugiarto, alumni PTUP yang menjadi Caleg di Kabupaten Musi Rawas Sumatera Selatan, sisanya berada di Pulau Jawa.

Dari 15 caleg, sebanyak 5 orang adalah caleg dari PKS,  sisanya adalah caleg PDIP (2 orang),  PPP (2 orang), Nasdem (2 orang) , sedangkan partai lainnya yaitu Gerindra , PKB, Perindo dan Partai Berkarya, masing masing 1 orang.

Para Caleg Kafapet ada yang masuk bursa sebagai caleg DPR pusat , ada juga DPRD provinsi dan Kabupaten/kota.

Bagus Pekik adalah caleg PDIP untuk DPR pusat , Ibnu Salimi adalah caleg PKS untuk DPRD Provinsi Jateng. Caleg lainnya untuk DPRD Kabupaten/Kota.

Ketua Kafapet unsoed Bambang Riyanto Japutra (BRJ) menyambut baik banyaknya warga Kafapet yang ikut dalam kontestasi Pileg. Ia berharap kelak jika terpilih, dapat menjadi anggota legislatif yang kredibel dan amanah serta mampu menyalurkan aspirasi masyarakat peternakan.

Berikut ini daftar para caleg warga  Kafapet.

1. Bagus Pekik, Sukabumi. DPR Pusat dari PDIP
2. Johan Rifai, Semarang. DPRD Semarang Kota,  PKS
3. Rumanti Danur, Cianjur.  DPRD Kab Cianjur, PKS
4. Kukuh Pramono, Bogor . DPRD Kab Bogor,  Gerinda
5. Alip Hamzah,  Tasikmalaya. DPRD Tasikmalaya,  PPP
6. Ibnu Salimi. Banyumas. Cilacap, DPRD Provinsi Jateng, PKS
7. Ir Sarjana, Jakarta Timur, DPRD DKI, Partai Nasdem.
8. Anonim (Tak mau disebut namanya), DPRD Kota Pekalongan, PKB
9.Sardi susanto spt (sks 90), dprd Banyumas,  PDIP
10. Rhazes Faza Asrinda, DPR RI Banten 3, Partai Berkarya,  
11.Munir Al Imam Zarkasih, DPRD Banyumas, PPP
12. Putri Mei Sari, Spt. DPRD Kab. Tegal, PKS
13. Aliq Yunan Aliyudin, Spt (angkatan 96), DPRD Kab Purbalingga,  PKS
14. Edy Sucahyo (angkatan 85), DPRD Kota Purwodadi, Perindo
15. Tugiarto, DPRD Musi Rawas , Sumatera Selatan, Nasdem

Share:

GEBYAR TEMU ALUMNI NASIONAL KAFAPET PECAHKAN REKOR

Ketua Kafapet Bambang Rijanto (mengangkat Trophy )bersama Wakil rektor Unsoed Ahmad Sodik dan alumni angkatan 86 merayakan kegembiraan angkatan 86 menerima Best Of The Best Kafapet Award Trophy
Peserta sekitar 600an orang dari berbagai wilayah
Menteri Petrolium Timor Leste Hernani (no 7 dari kiri) bersama alumni 85
Angkatan 83 peraih The Best Costume
Temu Alumni Nasional Kafapet Unsoed yang diselenggarakan Hari Minggu 4 November 2018 di MG Setos  Hotel , Jl Inspeksi Gajah Mada Semarang, berjalan penuh gebyar dan meriah. Mengangkat tema "Harmony in Diversity" , acara yang dikomandani oleh Ketua Panitia Ign Hariyanta Nugraha (Igie) menghadirkan suasana kekompakan, keceriaan, kekeluargaan dan keakraban antar sesama alumni dari berbagai angkatan dan dari beragam daerah dan juga beragam profesi.

Acara ini juga berhasil memecahkan beberapa rekor dibanding acara sejenis yang diselenggarakan tahun-tahun sebelumnya. Antara lain rekor jumlah peserta yang kali ini mencapai sekitar 600an orang. rekor lainnya adalah mampu menghadirkan alumni yang menjadi pejabat di negara tetangga, yaitu Menteri Petroleum Timor Leste Hernani Coelho Da Silva, yang merupakan alumni angkatan 1986.
Jumlah daerah yang hadir juga lebih beragam, tercatat hadir perwakilan Kafapet Wilayah Sulawesi,  Lampung,  Sumatera Selatan,  Jatim,  Jogja Solo, Pantura,  Ciayumajakuning,  Priangan Timur,  Bandung Raya,  Banten,  Jabodebeksuci dan tuan rumah Semarang Raya. Selain itu, kekompakan terasa dari hampir semua angkatan hadir juga. Di mulai dari angkatan 66, Angkatan 70an,  angkatan 80an,  angkatan 90an dan angkatan 2000an,  semua angkatan menggunakan uniform khas masing masing.

Acara Temu Alumni Tahunan juga dihadiri oleh Wali Kota Semarang (Diwakili oleh Kadis Perekonomian), Pihak Rektorat yaitu Prof. Ahmad Sodik,  Dekan Fapet Prof.  Ismoyowati beserta Jajarannya,  Ketum PP KA Unsoed  Haiban Hadjid beserta Jajarannya, serta Ketum PP Kafapet Bambang Riyanto Japutra (BRJ)

Dalam Acara Temu Alumni Nasional tersebut diisi selain paparan dari Ketua Panitia,  Perwakilan Wali Kota Semarang,  Rektor,  Dekan, Ketum PP Kaunsoed dan Ketum PP Kafapet, juga diisi oleh Hiburan dan gelar kompetisi perform masing masing angkatan, dan disediakan juga beberapa Doorprize.  Tidak lupa, acara akbar ini diawali dengan lagu Indonesia Raya dan Mars Kafapet yang dinyanyikan oleh group paduan suara M.7 Choirs  dari Semarang, beserta para alumni. Tampil juga  Duta Seni Tari Kota Semarang yang baru saja menjuarai lomba tari tingkat Nasional, Arista Nada band (Aris Pramono, D.3 angk 84). Seluruh acara dipandu oleh  MC Drs Artanto (alumni FE UNSOED 82) dan Penyanyi yang terkenal di kota Semarang.

Panitia juga memberikan Piala untuk Katagori The Best Uniform (Costume), the Best Quantity, The Best Perform,  dan the Best of The Best.  Berbagai angkatan berusaha tampil sebaik mungkin untuk mendapatkan piala. Dewan juri yang berasal dari Ka Unsoed (Riswati Eko dan Andriajani) akhirnya memutuskan bahwa Angkatan 83 mendapatkan piala The Best Costume,  dan sisanya angkatan 86 memborong semua piala yaitu The Best Perform,  The Best Quantity dan The Best of The Best.

Momen Temu Alumni Nasional  di Semarang, juga dimanfaatkan untuk acara reuni per angkatan.  Tercatat angkatan yang mengadakan reuni yaitu angkatan 81, angkatan 82, angkatan 83, angkatan 87, angkatan 88, angkatan 89. Angkatan 90. Angkatan 92 . Beberapa angkatan lainnya mengadakan acara makan malam bersama sambil menikmati indahnya kota semarang di malam hari, antara lain angkatan 85 yang mengadakan acara keakraban di Simpang Lima Semarang.

Kepada redaksi Kafapet-unsoed.com Ketua Panitia Ign Hariyanta Nugraha menyampaikan rasa syukur dan haru atas suksesnya rangkaian acara Temu Alumni Nasional Kafapet Unsoed di Semarang yang berjalan dengan baik, lancar, semarak, penuh warna dan banyak kejutan.
"Dari junior hingga senior larut dalam kebersamaan, keakraban, paseduluran yang sebenarnya melebihi ekspektasi kami panitia. Hal tersebut merupakan cerminan kerinduan para alumni untuk bertemu satu dengan yang lain, dan kekuatan cinta pada Kafapet lah yang mendorong alumni hadir di Semarang," ujarnya.

Igie menambahkan, "sebagaimana kesepakatan dan komitmen  kami sebagai panitia yang diberi kepercayaan oleh Ketua PP Kafapet UNSOED untuk menjadi tuan rumah yang baik, kami berupaya untuk  menyambut tamu-tamu kita dengan berpegang pada 3 - uh  yaitu lungguh, gupuh dan suguh. apapun yg telah kita rencanakan, kita siapkan, tanpa kehadiran para alumni memenuhi undangan kami tiada artinya acara tersebut. dan banyak kemudahan-kemudahan yang seolah datang begitu saja, mengalir begitu begitu indah".

Paling Aktif dan Kompak

Kesuksesan Temu Alumni Nasional Kafapet Unsoed makin mengukuhkan Kafapet sebagai keluarga alumni fakultas di lingkungan Unsoed yang paling akrab, paling kompak dan paling aktif. Hal ini diakui oleh Ketua KA Unsoed Haiban Hadjid dalam beberapa kesempatan, dan diakui juga oleh beberapa pengurus keluarga alumni fakultas lain di lingkungan Unsoed. Acara kajian bulanan di Jabodetak, acara temu alumni nasional tahunan, reuni per angkatan dan berbagai kegiatan lainnya di berbaga daerah membuat decak kagum   alumni fakultas lain. Bahkan juga alumni Fakultas Peternakan dari kampus lain juga mengaku heran dan kagum dengan kemeriahan temu alumni nasional satu fakultas yang kemeriahannya sama bahkan melebihi temu alumni satu perguruan tinggi.

Beberapa alumni yang diwawancarai Kafapet-Unsoed.com mengatakan, keakraban dan kekompakan ini bisa terjadi karena sudah dipupuk sejak masa kuliah, dimana para dosen Fapet pada umumnya dekat dengan mahasiswa. Sistem pendidikan di Fapet yang banyak tugas kelompok baik di kelas maupun praktek lapangan, sangat mungkin membuat para mahasiswa secara alamiah menjadi saling mengenal dan akrab satu sama lain. Ditambah lagi Fapet Unsoed juga dikenal menghasilkan aktivitas yang produktif  sejak tahun 80an, baik di tingkat lokal maupun nasional.

Beberapa karya mahasiswa Fapet Unsoed antara lain ikut sebagai pendiri Ikatan Senat Mahasiswa Peternakan Indonesia (Ismapeti) tahun 1980an di era Hery Suprapto (alm) dan Satriyo Widhi Purboyo dkk yang diaktifkan kembali atas gagasan Ketua Senat Mahasiswa Tahun 1987 Joni yang kemudian menggelar Munas Luar Biasa Ismapeti di Makassar, dan berlanjut aktif hingga sekarang. Juga karya majalah kampus Husbandry yang beberapa kali mendapat penghargaan di tingkat nasional, serta prestasi di lomba karya ilmiah nasional dan lain sebagainya.

Wakil Rektor Unsoed Prof Ahmad Sodik dan Dekan Fapet Unsoed Prof Ismoyowati menyampaikan kebanggaannya kepada para alumni Fapet yang luar biasa dalam menyelenggarakan temu alumni nasional ini.

Silakan Simak foto-foto indahnya kebersamaan dalam gebyar Temu Alumni Nasional Kafapet Unsoed.***

Liputan by Roni & Bams
Foto : Roni, Bams, Group wa Kafapet














Share:

HARI INI LIMA RATUSAN ALUMNI FAPET UNSOED RAMAIKAN TEMU ALUMNI NASIONAL

Kota semarang sejak Sabtu 3 november kemarin ramai dikunjungi alumni Fapet Unsoed. Diperkirakan 500an orang alumni, belum termasuk keluarganya, sebagian sudah berada di Semarang.  Beberapa angkatan melakukan reuni angkatan masing masing sambil menikmati destinasi wisata dan kuliner kota semarang,  antara lain Lawang Sewu,  Simpanglima dan sebagainya.

Agus Kadarisman,  salah satu panitia mengatakan, Hernani Coelho Da Silva,  menteri Petroleum Timor Leste yang alumni angkatan 86 sudah berada di Indonesia dan besok diagendakan hadir di temu alumni nasional KAFAPET UNSOED. 

Rektor Unsoed, Dekan Fapet,  Ketua KA Unsoed juga siap hadir di temu alumni Nasional Kafapet Unsoed hari ini yang akan berlangsung jam 9.00 hingga 14.00. Ketua Panitia Ign Harijanta menghimbau agar peserta datang sebelum jam 9 agar acara dapat berlangsung tepat waktu.***


Share:

DUTA SENI TARI SEMARANG SIAP RAMAIKAN TEMU ALUMNI NASIONAL KAFAPET UNSOED

Kafapet-unsoed   Bertempat di Ballroom Hotel MG SETOS jl. Inspeksi Gajah Mada Semarang, Minggu, 4 nov 2018, pukul 09.00 - 14.00wib, acara TEMU ALUMNI NASIONAL KAFAPET UNSOED siap digelar dengan mengangkat tema "Harmony in Diversity".

Ketua panitia temu alumni nasional Ignatius Harijanta  (Igie) mengatakan,  saat ini jumlah yang konfirmasi hadir kurang lebih  400 - 450 alumni dari berbagai wilayah Kafapet di Indonesia, dan pada tgl 3 nov ada acara temu alumni per angkatan di beberapa  venue di semarang, yang diselenggarakan oleh masing- masing angkatan.

Berikut ini beberapa perkembangan yang diinformasikan oleh ketua panitia:
Pengisi acara adalah :
1. Duta Seni Tari Kota Semarang yg baru saja menjuarai lomba tari tingkat Nas.
2. Arista Nada band (Aris Pramono, D.3 angk 84)
3. M.7 Choirs (group paduan suara igie)
4. MC Drs Artanto alumni FE UNSOED 82, seorang MC dan Penyanyi yg terkenal di kota Semarang.

Pada acara tersebut juga disediakan doorprize menarik antara lain: Laptop, Netbook, HP, TV, Jam Tangan pria dan wanita dan doorprize menarik lainnya. Panitia masih menerima donasi berupa barang untuk doorprize, maupun karangan bunga sebagai ucapan selamat baik individu, angkatan, wilayah dan perush2.

Disamping itu akan dipilih beberapa  katagori angkatan terbaik yaitu : the best quantity, the best costume, the best performance & best of the best dari ketiga katagori tersebut , dengan tim juri PP KA UNSOED, yang direncanakan hadir sebanyak 8 orang.

Disediakan pula fotobooth secara gratis untuk mengabadikan moment kebersamaan.

Sehubungan dengan masa kampanye maka jadwal kehadiran gubernur/walikota semarang ditiadakan untuk menjaga netralitas. "Terkait dengan kehadiran menlu Timor Leste Hernani Coelho, statusnya masih terkonfirmasi,"ujar Igie.***
Share:

Temu Alumni Kafapet Unsoed 4 November 2018 Pindah ke Hotel MG Setos Semarang





Kafapet-Unsoed.com . Sehubungan dengan telah mulainya masa kampanye Pilpres, maka penggunaan fasilitas milik pemerintah untuk  acara yang berupa pengumpulan massa sangat dibatasi dan perlu ijin khusus. Oleh karena itu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, maka tempat Temu Alumni Nasional Kafapet Unsoed tanggal 4 Nov 2018 yang sedianya akan diselenggarakan  di Aula Rumah Dinas Walikota Semarang  dipindah ke Ballroom Hotel MG SETOS, jln Inspeksi Gajahmada, Semarang 50133, Telp 024.86002001. Demikian disampaikan Ketua  Panitia Temu Alumni Nasional Kafapet UNSOED 2018, Ign Hariyanta Nugraha (Igie). Keputusan ini diambil berdasarkan rapat panitia tanggal 30 september 2018. Igie menambahkan, para alumni tidak perlu khawatir atas perubahan ini  karena lokasi  acara yaitu Hotel MG Setos berada di pusat kota Semarang sehingga lebih mudah dijangkau. Informasi dan himbauan kepada alumni dimanapun berada agar hadir di acara temu alumni nasional di Semarang telah beredar melalui medsos antara lain wa dan facebook. Himbauan terbaru dibuat dalam bentuk video sebagaimana berikut ini.

Selain perubahan lokasi acara , rapat panitia baru baru ini juga memutuskan beberapa hal sebagai berikut:
  1. Bahwa dalam rangka mendukung acara tersebut dan adanya perub tempat acara, maka diperlukan pembiayaan yang berasal dari  Iuran khusus Kafapet Semarang Raya, Donatur khusus para alumni dan sponsorship dari beberapa perusahaan dan instansi serta partisipasi iuran dari peserta temu alumni. Besaran iuran diluar Semarang Raya diharapkan minimal Rp.50.000/orang tidak termasuk untuk mendapatkan Kaos Temu Alumni yang akan digunakan pada sesi pemotretan alumni lintas angkatan. Pembayaran agar dikoordinir setiap angkatan ke Rekening PP Kafapet Unsoed Bank Mandiri no. 1390012622548, dengan menambahkan nominal 500 pada saat transfer untuk membedakan transfer kegunaan lain. Tanda setoran dikirim ke Bendahara umum PP Kafapet sdri. Farida 08122664537. ukuran kaos info ke Agung Sri Kuncoro 081316885366 (ditunggu selambatnya tgl 7 okt 2018).
  2. Untuk Kafapet yang sudah melakukan pemesanan hotel/penginapan secara rombongan dan memerlukan penjemputan ke Hotel MG SETOS, Panitya akan memfasilitasi sarana transportasi.
  3. Melanjutkan tradisi tahun lalu akan diselenggarakan pemilihan Angkatan terkompak dengan beberapa Katagori : a. jumlah peserta terbanyak, b. kostum terkompak, c. yel2 terkompak dan d. foto terbaik per angkatan.
  4. Mohon segera konfirmasi kehadirannya, utk menentukan penyediaan dan pengaturan kursi, penyediaan makanan dan minuman, dan fasilitas lain, agar Temu Alumni dpt berjalan nyaman dan aman.
  5. Panitia membuka tangan apabila ada donasi untuk  tambahan door prize.


Igie selaku Ketua Panitia mengharapkan partisipasi para alumni untuk menyebarluaskan perkembangan ini ke sesama alumni dimanapun berada.
***
sumber : Igie
Share:

KAJIAN BULANAN KE 47 DI SUKABUMI : DOA UNTUK CALEG


Kafapet-Unsoed.com.  Kajian rutin Keluarga Alumni Fapet Unsoed  kembali diselenggarakan di Sukabumi yaitu di kediaman H.  Bagus Pekik,  alumni Fapet Unsoed angkatan 88, pada hari Ahad 30 September 2018. Kajian Kafapet ke 47 ini merupakan kajian Kafapet Unsoed yang ketiga yang diselenggarakan di kediamannya.

Seperti kajian sebelumnya,  Bagus Pekik selalu menyediakan tempat bermalam untuk Keluarga Alumni Fapet Unsoed yang datang dari luar kota. Pada kajian kali ini, tempat yang disediakan di villa Panglawungan Bumi Pasundan Situ Gunung Sukabumi.

Ketua KaUnsoed Haiban Hadjid (tengah) hadir di kajian Kafapet
Kajian menghadirkan Ustad yang dikenal dengan nama Ustad Biru Langit, merupakan singkatan dari nama Majlis Taklim "Bimbingan Rohani Laksanakan  Amalan Ingat Tuhan" yang berlokasi di Sukabumi . Ia adalah salah satu Da'i dari Binmas Polresta Sukabumi.

Acara kajian bulanan ini diikuti oleh alumni dari daerah Jabodebeksuci yaitu dari Depok,  Jakarta,  Bogor,  Bekasi,  Cianjur,  Sukabumi dan utusan dari Kafapet Wilayah Bandung Raya yaitu Carlita Farmasiana, serta sesepuh Kafapet Unsoed yaitu Kang Diding Suhardi dari Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi.

Selaku tuan rumah, Bagus Pekik yang saat ini terdaftar sebagai Caleg DPR RI menyampaikan terima kasih kepada para alumni dari berbagai kota yang bisa menghadiri acara kajian Kafapet dan mohon doa dari rekan rekan alumni terhadap dirinya yang sedang berjuang untuk masuk ke Senayan.


Puji Hartono dan Bagus Pekik
Adapun isi ceramah yang dibawakan ustad Biru Langit, diantaranya membahas :
1. Dunia tempat ujian dan cobaan, untuk semua makhluk. Contoh Nabi Ayub As. Salah satu contoh yang diberikan ujian sakit cukup berat dan lama sekitar 11 tahun,  sampai masyarakat di lingkungannya mengungsikan dan mengisolasinya,  dan semua keluarga dan istri-istrinya meninggalkannya,  kecuali istri pertamanya yang setia merawat Nabi Ayub As.  Nabi Ayub As dengan penuh kesabaran dan ikhlas atas ujian penyakit tersebut, akhirnya lulus  melewati ujian tersebut dan sehat kembali.
2. Jangan pernah sombong dan menyepelekan hal yang dianggap kecil.  Diilustrasikan dengan tiga makhluk yaitu Angin Topan,  Angin Kencang dan Angin sepoi sepoi.  Angin Topan dan angin Kencang bersekutu dan dengan yakinnya bisa nenjatuhkan burung Elang yang sedang bertengger di sebuah pohon.  Tetapi kenyataannya,  burung tersebut tetap bertengger dan tidak jatuh saat Angin Topan dan Angin Kencang beraksi.   Dan akhirnya angin Topan dan angin kencang menyerah. Angin sepoi sepoi dengan rendah hati menyanggupi bisa menjatuhkan burung Elang.  Kemudian angin sepoi sepoi beraksi dengan hembusan yg lembut dan nyaman dirasakan oleh Elang,  sampai burung Elang ngantuk dan tertidur,  dan akhirnya burung elang jatuh.  Hikmah dari kisah tersebut,  jangan sombong dengan apa yang dimiliki oleh kita sekarang ini dan jangan menyepelekan hal yang kecil, karena hal yang kecil bisa menjadi kekuatan yang besar.
3. Sholat  berjamaah di masjid akan banyak memberikan pahala yang diperoleh, seperti  Magfiroh (ampunan) , Amalan ibadah selalu dicatat sejak melangkah menuju dan pulang dari masjid,  meningkatkan derajat,  dibukakan pintu-pintu keberkahan dan menjalin tali silaturahim sesama muslim.
4. Disinggung juga kearifan dalam menyikapi perbedaan hilafiyah, dan fiqih tentang barang temuan di jalan. Yaitu segala sesuatu yang ditemukan di jalan seperti uang,  bukan otomatis menjadi milik pribadi. Jika kita mengamankannya dan kemudian harus mengumumkannya selama 1 tahun.  Setelah 1 tahun baru bisa dipakai,  tetapi jika pemilik uang datang walau sudah 10 tahun berlalu,  maka uang itu harus tetap dikembalikan.

Hal yang sangat istimewa dalam kajian Kafapet Unsoed ke 47 yaitu kedatangan Ketum PP Kaunsoed yaitu Haiban Hadjid .

Tuan rumah Bagus Pekik merupakan salah satu Caleg DPR RI untuk Dapil Kabupaten/Kota Sukabumi,  no. 5 dari PDIP. Setelah kajian selesai, terjadi diskusi hangat tentang situasi percalegan. Dalam kesempatan ini Bagus Pekik memaparkan tentang Kendala,   perjuangan dan Program yang akan "dijual" untuk memajukan Sukabumi.  Intinya "Akan memberdayakan Petani  dan Peternak supaya lebih maju dan sejahtera" .

Dalam diskusi ini,  ada kesempatan dari Alumni untuk memberikan nasehat dan masukan,  diantaranya disampaikan oleh Ketum PP Kaunsoed  yaitu Pak Haiban Hadjid, "Semua Alumni dengan seluruh kekuatannya harus mendukung Bagus Pekik karena Bagus Pekik  orang baik,  dan orang baik harus berada di Legislatif untuk ikut mengubah kondisi negeri ini ke situasi yang lebih baik lagi.  Dan Bagus Pekik salah satu calon legislatif yang tepat dan salah satu calon dari "Partai Kaunsoed"".

Roni Fadilah atas nama Ketua Kafapet wilayah Jabodebeksuci Unsoed , memberikan saran "Bagus Pekik harus pandai "beradaptasi" dengan masyarakat yang ada di Sukabumi.  Karena untuk melaju ke Senayan yang diperlukan adalah suara "Vote" dari masyarakat Sukabumi. Apapun partai pilihan masyarakat,  calon Presidennya atau hal hal lainnya,  tetapi untuk milih Caleg DPR RI  harus ke No.  5 yaitu Bagus Pekik"

Kajian Kafapet Unsoed kali disuguhi jamuan Khas Rumah Makan Sate Jalur. Sate,  Bebek Korek,  gulai dan lain-lain, serta ditutup dengan foto bersama.

Sumber foto dan berita: Roni Fadilah dan Puji Hartono
Share:

Roni Fadilah di Bursa Gaweyan: Strategi Sukses Berkarir di Era Global

Kafapet-Unsoed.com. Ketua Kafapet Jabodetabeksuci Roni Fadilah tampil  di seminar  Bursa Gaweyan, sebuah acara jobs expo atau bursa kerja yang diselenggarakan oleh Unsoed bertempat di Graha Unsoed tanggal 26-27 September 2018. Roni tampil membawakan makalah dengan topik Strategi Sukses Berkarir di Era Global yang dihadiri oleh para alumni baru dari Unsoed,  para dosen dan beberapa personil perusahaan yang ikut di Bursa kerja tersebut. Berikut uraian Roni.

Banyak sekali literatur, seminar,  workshop, kursus, pelatihan dan lainnya yang membahas dan memberikan ilmu tentang Strategi sukses untuk meniti karir. Lalu,  apa bedanya Strategi sukses berkarir di era global yang dibahas di depan seminar ini ?

Strategi yang saya bawakan memang beda dari yang lain yaitu Hanya bercerita tentang kisah Nabi Musa AS yang selamat dari kejaran Firaun dan Pasukannya,  dengan cara membelah lautan dengan tongkat.

Cerita ini sederhana dan dari mulai kecil atau TK cerita "Nabi Musa Membelah Lautan" sudah  seting diceritakan dan didengar.

Cerita ini sama halnya dengan pertanyaan yang saya lontarkan ke hadirin, "Berapa kah hasilnya 2 x 2 ?. Hampir semua serentak menjawab "empat".

Seketika itu saya langsung  berkomentar , "Seperti ini lah gambaran Lulusan dari Universitas Jenderal Soedirman., Standard,  umum,  tidak punya nilai jual".

Padahal di era global ini,  diperlukan para sarjana yang punya pola pikir "Out Of Box, Beda dengan yang lain,  kreatif,  punya nilai jual dan menarik".

Jawaban dari 2x2 sendiri tidak terhingga,  berapa kreatif menjawab,  menggambarkan berapa besar potensi yang ada di dalam dirinya.  Contoh : 2 x 2 bisa  sama dengan 5-1, 8 dibagi 2, dan sebagainya.

Balik lagi ke "Kisah Nabi Musa AS", kalau hanya dibacakan,  kemudian didengarkan hanya sebagai sebuah cerita,  tidak akan ada hikmah yang bisa diambil untuk dijadikan salah satu Strategi untuk berkarir.  Padahal strategi ini diberikan langsung oleh Allah Yang Mahaberilmu. Dan Strategi sukses dari kisah Nabi Musa AS tidak akan usang dimakan zaman.

Hikmah yang bisa diambil dari kisah Suksesnya Nabi Musa AS Lolos dari Firaun di atas bisa untuk jadikan Strategi sukses berkarir di Era Gobal,  yaitu :

1. Keyakinan atau confidence

Ini yang paling pokok dari segala Strategi yang ada di dunia ini.  Yakin akan ada Tuhan. Yakin akan Selamat,  Yakin Tuhan akan Menolong,  Yakin Tuhan akan memberikan yang terbaik,  Yakin akan Sukses,  Yakin Tuhan tidak akan menyia-nyiakan umatnya. Yakin Tuhan Mahasegalanya. Yakin pada diri sendiri. Yakin diri bisa. Yakin mampu, dan lain-lain . Kemampuan untuk mengelola *Keyakinan* atau *Self confidence* ini dalam ilmu Karakter Diri disebut dengan istilah *Intrapersonal Skill*.

2. Ancaman atau the Threat

Hikmah kedua yaitu bagaimana cara menghindar atau lepas dari *Ancaman*.  Selama manusia hidup akan selalu diikuti oleh *Ancaman*. Dalam kisah Nabi Musa AS,  *Firaun* adalah *Ancaman* yang nyata sedang dihadapi oleh Nabi Musa AS.  Nabi Musa AS dengan *Strateginya Menghindar* dari *Ancaman* Firaun dan bisa *Sukses* tidak tertangkap dan hidup.

Begitu pun di era global ini,  setiap segi kehidupan,  jenjang karir, baik dalam kerjaan maupun usaha, akan selalu diikuti dengan *Ancaman*. Ancaman yang setiap saat akan *Menggagalkan* setiap sendi kehidupan ataupun karir.  Ancaman ini bisa datang dari dalam diri sendiri,  seperti hawa nafsu. ambisi,  dan lain-lain, maupun ancaman yang datang dari luar,  seperti Ancaman dari Pesaing, lingkungan. Dan kejahatan.
Orang *Sukses* akan memiliki strategi tersendiri untuk menghindar dari setiap ancaman yang dihadapinya,  sehingga bisa *Lolos* dari setiap ancaman yang mengikutinya.

3. *Tantangan* atau *Challenge*

Nabi Musa AS terdesak sampai yang dihadapinya adalah *Bentangan Lautan yang Luas*. Lautan yang luas ini adalah *Tantangan*. Hikmah ketiga dari kisah Nabi Musa AS adalah kita harus selalu *Siap Siaga* untuk menghadapi *Tantangan* yang lebih berat daripada *Ancaman*. *Tantangan* harus dihadapi bukan untuk dihindari. Orang yang lari dari *Tantangan* yang sedang dihadapi sering disebut *Pecundang*.

Tantangan yang sering dihadapi bisa berupa rasa aman (comford zone),  Keadaan Ekonomi,  Penyakit,  Tugas Kerja, Target Kerjaan,  Omset, kondisi pasar, Posisi Kerja,  ketenagakerjaan,  Penguasaan teknologi,  Persaingan Harga,  dll

Orang disebut *Sukses* apabila bisa *melewati* setiap *Tantangan* yang dihadapinya.

4. *Solusi* atau *Solution*

Tak kala Nabi Musa AS menghadapi lautan, tak terbesik sedikitpun *Keputusasaan*, Nabi Musa AS selalu *Yakin*. Yakin pasti ada *Jalan Keluar*. Tak kala,  *Akal,  Ilmu dan Semua Strategi sudah buntu*. *Apa yang dilakukam oleh Nabi Musa AS?*.  Nabi Musa AS (1). *tidak melakukan sesuatu yang diluar kemampuannya* (2) langsung *Konsultasi ke Yang Mahatahu*, untuk (3) *Meminta Petunjuk jalan keluarnya*

Dari hasil *Konsultasi* tersebut. Diberikanlah *SOLUSI yang TIDAK JAUH darinya*,  yaitu untuk memukulkan *Tongkat ke Laut*. Dan ternyata *Tongkat* tersebut menjadi *Solusi* untuk *Membelah Lautan* sehingga nabi Musa AS bisa selamat menyebrangi lautan.

Seringkali dalam kehidupan atau pekerjaan. jika dihadapi dengan *Tantangan atau Challange* yang dihadapi, kita melakukannya *tanpa perhitungan,  tanpa mau bertanya kepada yang lebih tahu atau ahlinya atau menolak karena sudah nyaman dalam posisi yang sekarang*.

Jadi Setiap *permasalahan atau tantangan yang dihadapi pasti ada SOLUSI untuk jalan keluarnya*.

Sering kali, diantara kita *Tidak pernah menyadari bahwa setiap SOLUSI untuk menghadapi tantangan ternyata tidak jauh dari diri kita sendiri*.

5. *Aksi* atau *Action*

Nabi Musa AS telah diberi *Solusi untuk memukulkan tongkat*. Solusi yang diberikan sama *Allah Yang Mahaberilmu* langsung  *Dikerjakan* tanpa keraguan sedikit pun.  Tidak ada *diskusi sampai tegang*.

Hikmah dari Kisah Nabi Musa AS selanjutnya yaitu melakukan *Aksi*, *Mengerjakan*, atau *Action*.

Banyak diantara kita,  pekerja,  manager, perusahaan,  membayar mahal untuk mencari Strategi supaya *Sukses*, tetapi apalah gunanya jika sudah ada *Solusi* tapi tidak *Aksi*,  tidak *Dikerjakan* atau tidak *Action*.

Point 2 sampai 5, berdasarkan ilmu kemampuan untuk membangun karakter diri disebut dengan istilah *Interpersonal Skill*.

Kemampuan untuk mengelola diri sendiri *(intrapersonal Skill)* dan  kemampuan berinteraksi dengan orang lain atau pihak lain,  *(Interpersonal Skill)* merupakan bagian dari *Softskill*.
Dalam kisah Nabi Musa AS dengan jelas dan gamblang bagaimana *Softskill* yang diajarkan yaitu (1) *Kemampuan berkomunikasi (Communication) dengan para pengikutnya dan dengan Tuhan. (2) Kemampuan memimpin (Leadership),  (3) kemampuan mencari jalan keluar (Probkem solving),  (4) kemampuan berpikir kritis (Critical Thinking), (5) Kemampuan mengelola waktu (Manage Time), (6) kemampuan bertindak (Action)* .
Status *Nabi* yang disandang oleh Musa AS sebagai manusia pilihan, atau pada jaman sekarang orang yg memiliki predikit Sarjana yang hasil gemblengan Akademik atau memiliki keahlian. Kemamouan atau keahlian ini disebut sebagai *Hardskill*.

Kesimpulannya : Kisah dari Nabi Musa AS bisa digunakan untuk *Strategi Sukses  berkarir di Era Global* yaitu dengan Menerapkan dan memadukan dengan harmonis antara *Hardskill* dengan *Softskill*.

Sumber tulisan dan foto: Roni Fadilah



Share:

Ahad 30 September, Kajian Bulanan Kafapet Unsoed Jabodetabeksesuci ke 47, Tuan Rumah Siapkan Penginapan

Hari Ahad, 30 September mendatang Kafapet Jabodetabeksesuci menggelar acara Kajian Bulanan dan Siraman Rohani ke 47. Puji Hartono selaku pengurus Kafapet Jabodetabeksesuci bidang kerohanian mengatakan, acara kajian kali ini akan berlangsung di Sukabumi, kediaman H. Bagus Pekik (sks 88),  yang saat ini menjadi caleg di DPRRI. "Karena jaraknya yang cukup jauh dari Jakarta, tuan rumah sudah menyediakan penginapan gratis untuk warga Kafapet," ujar Puji.

Puji menghimbau kepada alumni Fapet untuk hadir dan juga membantu menyebarluaskan undangan ini ke sesama alumni. Berikut undangannya

*السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ*

Bersama ini kami mengundang kehadiran Teman2 Alumni Kafapet Unsoed Jabodetabeksesuci, untuk menghadiri acara kajian & silaturahmi "Siraman Rohani" ke-47.

Kami berharap acara silaturahmi bulanan yg kita adakan bersama ini bisa menyambung tali Kekeluargaan yg lebih Erat lagi.

Hari/Tanggal  : Ahad (Minggu) /  20 Muharram 1440 H• / 30 September 2018
Waktu.    :  Jam 10.00 WIB s/d selesai (Dzuhur).
Tempat.  :  Bapak Ir. H. A. Bagus Pekik H. (Calon Anggota DPR-RI)
Alamat.   :  Jln. Lingkar selatan kavling Balandongan no 1 rt 04 rw 03 Sudajaya Hilir kec Baros - Sukabumi.

CP. 0811114991.

Sungguh akan menjadi sesuatu yang Luar Biasa jika teman2 Alumni berkenan hadir dlm acara tersebut. Ajaklah bersama keluarga sambil menikmati suasana Alam - Sukabumi dengan wisata kuliner yg khas.

Note* : Bagi Rekan2 Alumni yang ingin menginap, di sabtu malam minggu, sudah disiapkan Villa di Situ Gunung - Cisaat.
(*Hubungi Panitia)

Terimakasih

*وَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ*

 ¤ sie kerohanian ¤
Share:

Download Proposal Masjid Fapet

LINK BANNER

Daftar dan Dapatkan GRATIS E-book Biografi Jenderal Soedirman dan informasi penting lainnya

Nama Lengkap

Alamat Rumah/Kantor

Pekerjaan/Jabatan
Nama Perusahaan/Instansi

Tahun Masuk Fapet/SKS

NIM

No Handphone

E-mail address




Temu Alumni Nasional 2018

Pengunjung Web

Artikel Populer

Diberdayakan oleh Blogger.

Cari Blog Ini